Akhirnya belajar stand up comedy langsung dengan format kelas. Sebelumnya saya cuma belajar stand up dari youtube dan googling, dan baca buku-bukunya Pecahkan Pandji juga tapi belum kelar, juga combud dengan beberapa komika di Stand Up Indo Gowa. Kali saya berkesempatan belajar dari Mohammed Sabeq alumnis SUCI 6, bersama dengan teman-teman di Stand Up Indo Gowa yang lain, 18 Januari 2025 lalu.
Susunan joke ada 3: premis, set up, punchline. Kalau premis dan punchline banyak orang --yang bahkan tidak menekuni stand up comedy-- mungkin sudah paham dalam menjelaskan dua hal ini. Premis artinya keresahan, opini, sanggahan, dll. Sementera punchline adalah bagian yang lucu dari suatu joke.
Tapi untuk "set up" menurut saya agak susah menjelaskannya. Sebelumnya saya juga tidak bisa untuk menjelaskan definisi "set up" dengan baik. Di kelas Bengkel Komika kali ini dijelaskan oleh Sabeq bahwa set up adalah peristiwa, data, statistik yang berupa fakta yang menggiring penonton menuju suatu asumsi. Asumsi itu nantinya akan dipatahkan dengan punchline.
Menurut saya kalau sudah tahu set up itu apa, kita jadi bisa tahu kalau menulis joke, mana set up-nya. Sehingga kalau mau menyingkat suatu joke agar tidak bertele-tele bisa dimulai dari menyingkat set up-nya. Jadi kalau ada inputan dari komika senior misalnya, "set up nya terlalu berputar-putar ini." Nah di sini kita bisa langsung menuju ke set up nya dan merubahnya supaya lebih padat.
Oke, segitu aja dulu deh. Next nulis soal stand up lagi, kalau ada inputan lagi.



