Ramadhan dan Idul Fitri 2026 yang Patut Disyukuri

Wednesday, March 25, 2026

Ramadan dan Idul Fitri tahun 2026 ini benar-benar patut disyukuri, not bad lah. Tidak banyak hal yang cukup menguras tenaga dan pikiran seperti tahun 2025 lalu.


Sejak awal bulan, saya sudah meniatkan untuk rutin berolahraga, bahkan sampai membuat konten Ramadan Workout di instagram. Niatnya sih nanti ada video before-after gitu, biar terlihat perbedaan sebelum dan sesudah rutin olahraga. Tahun 2020 saya sukses bikin video seperti ini. Namun, sayangnya tahun ini pada hari ke-13 puasa, saya sakit radang tenggorokan dan berlangsung hingga saya benar-benar stabil pada hari ke-25, yaitu hari ketika saya meminum antibiotik untuk terakhir kalinya.

Radang tenggorokan terasa seperti permulaan tifus, karena pada hari ke-19 sampai ke-20 saya merasakan gejala seperti tipes. Praktis, kegiatan olahraga selama sakit berhenti total. Ditambah lagi, pada hari ke-28 puasa saya demam lagi, tepat dua hari sebelum Lebaran.

Namun, di luar sakit radang dan gejala tipes, semuanya asyik-asyik saja. Memang sempat ada trigger yang membuat saya depresi, tetapi ternyata hanya dalam tiga hari saya sudah pulih.

Pada Ramadan kali ini, saya juga memutuskan untuk tidak mudik, dan ini merupakan keputusan yang tepat. Saya hanya mudik ke rumah mertua yang masih satu kabupaten. Saat ini, fokus saya secara umum adalah menabung untuk anak dan istri, untuk kebutuhan sekarang dan di masa depan. Membatasi pengeluaran dengan tidak mudik ternyata membuat saya lebih nyaman.

Ya, begitulah. Saat ini saya tidak terlalu banyak memiliki keinginan materiil selain menabung untuk anak, istri, serta keluarga. Selebihnya, makan sederhana, menonton tayangan hiburan, stand up comedy dan berolahraga sudah cukup. Yang penting tetap berkarya, dan terus bekerja, di rumah mengurus anak dan istri. Begitu saja. Syukur-syukur karir semakin lancar. Aamiin.

Selamat Hari Raya Idul Fitri semua, mohon maaf lahir dan batin.

You Might Also Like

0 comments